CV. BMI - JADWAL PELATIHAN USG ANC ABDOMEN 2019



untuk Dokter Umum & Bidan


Pelatihan USG ANC-ABDOMEN APRIL-MEI 2019


pelatihan usg surabaya, pelatihan usg anc surabaya, pelatihan usg abdomen surabaya, pelatihan usg surabaya terbaru, pelatihan usg bidan surabaya, pelatihan usg dokter umum surabaya, pelatihan usg surabaya 2017, jadwal pelatihan usg surabaya, jadwal pelatihan usg surabya 2017, jadwal pelatihan usg surabaya terbaru, pelatihan kebidanan terbaru, pelatihan usg jogjakarta, pelatihan usg yogyakarta, pelatihan usg Abdomen jogjakarta, pelatihan usg abdomen yogyakarta, pelatihan usg anc jogjakarta, pelatihan anc yogyakarta, pelatihan usg bidan jogjakarta, pelatihan usg dokter umum jogjakarta, pelatihan kebidanan jogjakarta, pelatihan kebidanan yogyakarta, pelatihan dokter jogjakarta, pelatihan usg 2019, jadwal pelatihan usg 2019, pelatihan usg anc 2019, pelatihan usg abdomen 2019, pelatihan usg untuk dokter umum 2019, pelatihan usg untuk bidan 2019, pelatihan usg dasar 2019, pelatihan usg obstetri 2019, pelatihan usg bandung 2019, pelatihan usg solo 2019, pelatihan usg yogyakarta 2019, pelatihan usg jogjakarta 2019, pelatihan usg kebidanan 2019, kursus usg 2019, pelatihan usg jakarta, pelatihan usg anc jakarta, pelatihan usg abdomen jakarta, pelatihan usg abdominal jakarta, pelatihan usg dokter umum jakarta, pelatihan usg bidan jakarta, pelatihan usg jakarta 2019, pelatihan usg ntt, pelatihan usg bidan ntt, pelatihan usg dokter umum ntt, pelatihan usg anc ntt, pelatihan usg abdomen ntt, pelatihan usg nusa tenggara timur 2019

4 Hal yang Wajib Diberikan Dokter Kandungan Atau Bidan Kepada Pasien USG

1.       Usia Kehamilan
Biasanya dokter akan menentukan dari dua parameter. Pertama dari hari pertama haid terakhir, dan dari pemeriksaan USG. Dengan mengetahui, tanggal hari pertama haid terakhir (apalagi bila siklus haid ibu teratur), dokter dapat menentukan usia kehamilan dengan lebih tepat ketimbang pasien yang melupakan tanggal tersebut. Bagi pasien yang lupa, akan digunakan pemeriksaan USG.
Semakin dini pemeriksaan USG dilakukan, hasil penentuan usia kehamilan yang didapat akan lebih akurat. Kalaupun meleset paling hanya dalam hitungan satu atau dua hari saja. Kepastian usia kehamilan ini akan kembali dikonfirmasi lewat pemeriksaan USG saat pasien melakukan kontrol berikutnya. Saat kontrol pertama ini pun umumnya perkiraan tanggal persalinan sudah dapat diprediksi.

2.       Pemeriksaan yang Harus Dilakukan
Pemeriksaan darah amat dianjurkan di awal kehamilan, seperti periksa darah rutin (komponen HB, trombosit, lekosit dan hematokritnya). Hal ini untuk mengetahui status keadaan pasien pada awal kehamilan secara laboratorium, baik keadaan kurang darah (anemia) ataupun ada tidaknya infeksi mengingat umumnya sering terjadi infeksi saluran kencing pada kaum hawa. Akan lebih baik bila pasien telah melakukan pemeriksaan TORCH  saat persiapan kehamilan (premarital check up).

3.       Kehamilan Normal Atau Ada Kelainan
Dengan patokan dari usia kehamilan dan pemeriksaan USG, kemungkinan pertama yang harus muncul adalah adanya kantong kehamilan. Jika kantong ini tidak berkembang sesuai usia kehamilan dan tidak ditemukan janin di dalamnya berarti ada kelainan yang disebut telur kosong. 
Contoh lain di usia kehamilan 6-7 minggu, juga lewat pemeriksaan USG, organ fetus harus sudah bisa terlihat secara keseluruhan meski belum detail. Ketiadaan denyut jantung janin bisa berarti ada kematian hasil konsepsi.
Jika diketahui memiliki kista dengan diameter lebih dari 5 cm ibu umumnya akan diobservasi selama kehamilan. Jika kista membesar akan dilakukan operasi pengangkatan di awal trimester kedua (sekitar usia kehamilan 15-16 minggu). Kista yang dibiarkan dikhawatirkan akan membesar dan terpuntir sehingga dapat mengganggu pertumbuhan janin.
Bila ada kelainan atau ketidaknormalan, pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor ataupun minor. Jika diprediksikan kondisi bakal memburuk (misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat) akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan.

4.       Suplemen yang Harus Dikonsumsi

Dokter akan menganjurkan pasien untuk mengonsumsi asam folat di usia tiga bulan pertama sebelum kehamilan atau paling tidak selama trimester awal. Tujuannya untuk mencegah terjadinya cacat bawaan pada janin (Neural Tube Defect).
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CV. BINA MEDIKA INDONESIA


HP:
0822.4075.8084 (Miqdad Arrosyad)

: 0822.4075.8084
Email:
binamedikaindonesia@gmail.com

Office:
Perum. Tamansari Manglayang Regency Blk. F7/3 Cileunyi Bandung

Entri Populer

FansPage